JANGAN SALAH BERFIKIR
Sebagai makhluk Allah SWT yang diciptakan sebagai khalifah di bumi,
kita diwajibkan untuk melakukan tugas yang memang diberikan untuk kita yaitu
“beribadah”.banyak macam cara ibadah kita kepada-Nya sebagai bentuk pengabdian
seorang makhluk kepada Tuhannya. Bahkan ada pula salah satu dari perbuatan kita
(perbuatan baik tentunya) yang kita sendiri tidak menyadari bahwa hal tersebut
adalah salah satu bentuk penghambaan diri kepada Allah, karena perbuatan
tersebut hanya hal biasa menurut sudut pandang kita sebagai manusia, akan
tetapi Allah sebagai Dzat Yang Maha Mengetahui menilai lain atas apa yang kita
lakukan.
Begitu halnya kita sebagai manusia yang dianugerahi akal sebagai
perantara pemahaman kita terhadap situasi dan kondisi di dunia ini, dalam
rangka meningkatkan kadar keimanan kita kepada Allah SWT kita dianjurkan untuk membaca, mempelajari, serta
memikirkan ciptaan Allah (makhluk), ada yang berupa manusia, binatang,
tumbuhan, dan lingkungan ataupun keadaan alam yang lain. Ini sesuai dengan
penjelasan dalam kitab Al-Majalisus Saniyah :
“Jika kita memikirkan Allah, maka iman kita justru akan semakin
turun, akan tetapi kita sebagai manusia dianjurkan untuk memikirkan ciptaan
(makhluk) Allah SWT. karena hal tersebut akan menambah derajat ketaqwaan kita
kepada Allah SWT”.
Coba kita bayangkan apabila kita memikirkan Allah sebagai Dzat Yang
Maha Agung, maka yang ada kita berkhayal tentang sesuatu selain Allah. Sebab
manusia tak kan mampu memikirkan tentang Dzat-Nya, apa yang kita pikirkan
tentang-Nya itu bukanlah Allah SWT. Kita berfikir Allah itu sebesar apa ya,
kok bisa buat bumi, langit, dll sebesar ini? Dia ada di mana ya? Kalau di
manapun kita berada, Allah pasti mengetahuinya berarti Allah ada di mana-mana
dong. Ini adalah hal yang tidak dibenarkan, yang ada gila adalah buah dari
hal tersebut.
Lebih baik kita gunakan nikmat berupa akal yang sehat ini untuk
memikirkan makhluk-makhluk Allah. Betapa sempurnanya kita diciptakan sebagai
manusia oleh Allah Dzat Yang Maha Menciptakan, kepala berada di atas dilengkapi
dengan mata yang berfungsi untuk melihat, coba kita bayangkan kalau Allah
menciptakan mata ada di bawah, pasti fungsi dari mata akan terganggu dengan
posisinya yang ada di bawah. Se-sempurnanya kita sebagai manusia pastilah lebih
sempurna Dia Allah Yang Maha Sempurna.
Indahnya pemandangan di pegunungan, asrinya pepohonan nan hijau di
hutan, begitu teraturnya roda kehidupan, semuanya telah diatur oleh Allah SWT.
begitu Maha Agung-Nya Dia, sehingga tidak lah pantas bagi kita apabila tidak
mau bersyukur kepada-Nya. Semua yang ada di muka bumi ini diciptakan untuk kita
manusia, sebagai khalifah di bumi ini manusia lah yang mengatur segala apa yang
ada di dalamnya.
Oleh karenanya perbanyaklah berfikir tentang apa yang diciptakan
oleh Allah, bukan malah berfikir tentang Dzat Allah. Niscaya iman kita akan
bertambah yakin kepada-Nya.
0 komentar:
Posting Komentar